Ngelapak Day: Saat Anak Belajar Budaya dan Entrepreneurship
Melalui Ngelapak Day, anak-anak TK Islam Tahfizh Cahaya Qur’an mengenal jajanan tradisional Jawa sekaligus belajar berinteraksi, berani mengambil peran, dan mengenal entrepreneurship melalui pengalaman bermain.
Mengenal Budaya Indonesia lewat Jajanan Tradisional
Belajar tentang budaya tidak selalu harus dimulai dari buku atau kegiatan di dalam kelas. Bagi anak usia dini, pengalaman langsung sering kali menjadi cara yang lebih dekat dan menyenangkan untuk mengenal sesuatu.
Melalui Ngelapak Day, anak-anak TK Islam Tahfizh Cahaya Qur’an diajak mengenal beragam jajanan tradisional khas Jawa dalam suasana jual-beli yang menyenangkan.
Ada yang bersemangat menawarkan dagangan, memilih jajanan favorit, hingga belajar mengatasi rasa malu ketika harus berinteraksi dengan orang lain.
Bermain Sambil Belajar Entrepreneurship
Di balik keseruan bermain “ngelapak”, anak-anak mendapatkan pengalaman sederhana untuk belajar berkomunikasi, berinteraksi, berani mengambil peran, dan mengenal konsep entrepreneurship sesuai dengan dunia mereka.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi anak untuk mengenal salah satu bagian dari kekayaan budaya Indonesia melalui makanan tradisional.
Inilah salah satu nilai tambah pembelajaran di TK Islam Tahfizh Cahaya Qur’an: anak mendapatkan ruang untuk belajar melalui pengalaman yang sesuai dengan tahap perkembangannya—bermain, mencoba, berinteraksi, dan menemukan hal baru.
Karena di usia dini, setiap pengalaman sederhana dapat menjadi bagian dari proses tumbuhnya rasa ingin tahu, keberanian, dan kemandirian anak.
TK Islam Tahfizh Cahaya Qur’an
Growing with Qur’an. Growing through Experience.
Berita Lainnya
Baca juga
09 September 2026
CEFR-Based Mock Test: Mengembangkan Kompetensi Bahasa Inggris Sejak di Bangku Sekolah
Baca03 September 2026
Hifzul Qur’an: Ketika Hafalan Menumbuhkan Keberanian Anak
Baca30 Agustus 2026